Setelah lulus bekerja menjadi Quality Control Area untuk Pengawasan Distribusi BBM bersubsidi di Bengkulu. Pada Consorsium Sucofindo dan Surveyor Indonesia namun sebelumnya sempat menjadi Student Rate Area Sumatera Selatan, Majalah Tempo, Edisi Khusus Mahasiswa, Penghitung Cepat Quick Qount, LSI, pada proses Pilkada Gubernur Sumsel tahun 2008 dan Pilkada Bupati Musi Banyuasin Sumsel, 2006, KPK Partner dalam KPK Fair 2008 juga menjadi Surveyor, Iceps, Februari 2008 dan Pernah Mengikuti Magang Kerja di Kantor SAMSAT Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Juni – Agustus 2003 dan kemudian terakhir ini diterima bekerja pada Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia setelah hampir dua tahun bekerja di Kantor Pusat, dipindah tugaskan pada Kanwil Provinsi Kep. Bangka Belitung sebagai Staf Perencanaan dan Keuangan sampai saat ini. Dan terakhir merintis sebuah komunitas sosial AKADEMI BERBAGI yang dalam pengertian saya mempunyai untuk membagikan pengetahuan kepada teman-teman lain secara gratis
Finally… Blog Baru (bye WordPress)
Loh kok ganti, WordPress-nya pelit frend.. kita tidak diberikan hak secara bebas memodifikasi blognya dan alasan kedua namun terutama bagi saya adalah adsense, kalo diwordpress untuk urusan adsense (iklan.red) si babang WordPress paling anti dengan urusan itu dan berdasarkan baca2 di google, akun ente bisa di suspend sama WordPress hahaha… tapi gue sih belum pernah dan paling lama kalo akun ente maw bisa masuk iklan yang saya dengan harus berumur minimal 6 Tahun (bisa bangkotan ane)
So, itu adalah alasan saya memindahkan layanan blog ke Blogger.com semoga kepindahan ini adalah keputusan yang baik bagi saya, dan tidak akan merepotkan bagi downloader mania..
God Bless Indonesia
FPI Harus ADA atau TIDAK
tulisan ini sengaja saya repost <maaf kalo sudah di copas>
MAKIN KELIHATAN DAH FPI ITU ISINYA ORANG2 KAYA APA
Pandji Pragiwaksono

Saya akui, penilaian saya terhadap FPI sedikit berubah. Obrolan saya di Provocative Proactive Radio dgn Mamot (bukan nama aslinya) seorang mantan anggota FPI, Pak Tamrin Tomagola seorang sosiolog dan Ketua FPI DPD Jakarta Habib Selon sangat menambah wawasan saya akan FPI. Awalnya, alasan mengangkat FPI ke PP radio adalah karena isu penolakan FPI di Kalimantan. Penolakan yg memicu penolakan-penolakan lain di sejumlah kota di Indonesia Wacana pembubaran FPI muncul, banyak dukungan dalam bentuk tagar (tanda pagar) #IndonesiaTanpaFPI muncul di twitter.
Ratusan orang aksi damai di jalananan menunjukkan penolakannya
Kalau anda bertanya kepada saya, saya pribadi akan jawab tidak setuju terhadap pembubaran FPI.
Mengapa? 3 alasan:
1) Karena pembubaran FPI hanya akan membuat mereka muncul kembali dgn nama yg baru
2) Karena negara membebaskan siapapun untuk berkumpul dan berserikat. Menghalangi itu, hanya akan berdampak buruk kpd diri kita sendiri
3) Kalau FPI melakukan kegiatan2 yg melanggar hukum, ya pelakunya yg ditindak. Sama aja seperti misalnya POLRI ada yg melanggar hukum, ya pelakunya yg ditindak. Bukan POLRInya yg dibubarkan. Read more…
Trend L.U.P.A. di Indonesia
L.U.P.A minggu ini pasti kita akan familiar dengan istilah tersebut…
Hal ini bisa jadi karena dengan lupa kita dapat menjadi sosok yang asikkk (bisa kebal hukum) apakah kita tidak pernah tahu akibat yang kita akan rasakan, apakah kita tidak pernah memikirkan sejenak akibat yang ditimbulkan buata anak cucu kita jika kita lupa, harus kah kita membohongi diri kita sendiri dengan LUPA, dan akan merperparah keterbelakangan yang telah lama ini…
kenapa saya bilang seperti itu karena saya memperhatikan bahwa politisasi kasus-kasus yang terjadi dalam bangsa ini sedemikian parah… dan membuat masyarakat seperti melihat kisah sandiwara dari seluruh tokoh-tokoh nasional yang telah LUPA dengan nasib kedepan bangsa kita, dan kenapa mereka harus LUPA dengan semua hal-hal yang akan membawa mereka ketidaknyamanan, apakah ini adalah kebodohan kita yang mudah MELUPAKAN Read more…
Menikmati Hidup
Acara Malam Mingguan saudara-saudara yang gak jelas yang menghasilkan sebuah tanya jawab yang menarik dan lepas…
Feri ; wah kamu agak ganti baju yah dari tadi pagi..
Lia : iya baru aku maw bilang tadi rupanya kamu juga belum ganti baju yah.soalnya masih pakai baju yang tadi, Pasti belum mandi juga kan???
Aku ; maaf yah!!!, saya sudah mandi walaupun baju saja yang tidak diganti!!!.
Fitri ; yah begitulah cowok
Aku ; kapan lagi menikmati hidup ini… (melakukan pembelaan gara-gara belum ganti baju)
Feri ; apa menikmati hidup??? Menikmati hidup itu yah, shopping, beli baju luluran…
Aku ;Tidak juga tuh (ngeyel) sambil buka-buka kulkas orang.
Lia ; iya menikmati hidup itu kayak gitu (mendukung Feri)
Fitri ; kayak bener deh kalo menikmati hidup itu yang dibilang (versi cowok) kelayapan, baju gak ganti-ganti, gak mandi “sambil nyengir’
Itulah sekilas perbedaan antara Cowok dan Cewek yang memang tidaak dapat digeneralisir secara garis besar karena itu adalah keunikan masing-masing (hidup itu berwarna baru asik)
Ungkapan Hidup
Pagi ini saya ingin mengambil sebuah Kata Mutiara yang akan menunjukan bahwa kita semua adalah individu yang sangat berharga
“What lies behind us, and what lies before us are small matters compared to what lies within us.” - Ralph Waldo Emerson
Kalo diterjemahkan bahasa awannya kira-kira seperti ini Apa yang terjadi disekelilingmu tidak lebih berarti dengan apa yang terjadi didalam dirimu, ini menandakan bahwa kejadian yang terjadi, masalah yang sedang dihadapi sesungguhnya tidak ada artinya karena masalah tersebut akan menjadi debu yang ditiupkan oleh angin. Namun inti dari masalah tersebut adalah bagaimana pribadi kita menyikapi permasalahan yang telah terjadi dan mengambil makna dari kejadian tersebut…
So Keep Spirit menjalani hidup teman… :)
” Tunas Negeri “
Tunas-tunas Negeri
yang harusnya kelak
tumbuh rindang
hinga bercabang dan berdahan
rimbun daunnya
yang siap memayungi negeri
tapi pohon Negeri ini
tak sempat tuk bertunas
karena tunasnya
telah dipampas
oleh keserakahan
para badut-badut penguasa Rimba
Pampasan itu adalah Korupsi
hingga unsur hara
dalam Tanah kami tak ada lagi
oksigen di bumi Nusantara ini
telah diracuni…
Akhir kata
Mari Berantas Korupsi
Mari Meng-Indonesia
Salam Pancasila
by gerakapi











