PETA

Menurut sejarah, pengembangan dari peta topografis telah sebagian besar digunakan untuk kebutuhan militer. Pelatihan Pembacaan Peta Angkatan perang sangat dipentingkan pada saat itu untuk menambah keahlian. Selain digunakan untuk angkatan perang, sekaRang ini peta juga banyak digunakan oleh warga sipil untuk memancing, berkemah, gerak jalan, tehnik mendaki gunung, menyusuri jalan, atau penggunaan lain yang bersifat untuk mengarahkan ke suatu tujuan atau tempat (navigasi). Bahkan 80 % dari pekerjaan melibatkan data georeference yang dapat di ekstrak dalam peta.


A. DEFINISI
Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan bumi ke dalam bidang yang dipilih dengan skala dan system proyeksi tertentu.
Informasi yang dapat diekstrak dalam peta :
1. Informasi Geometris berupa posisi/lokasi, keruangan/spasial
2. Informasi Semantik atau deskriptif berupa atribut peta dan karakteristik objek

B. JENIS PETA
Peta bisa dijeniskan berdasarkan isi, skala, penurunan serta penggunaannya.
• Peta berdasarkan isinya:
ü Peta hidrografi: memuat informasi tentang kedalaman dan keadaan dasar laut serta informasi lainnya yang diperlukan untuk navigasi pelayaran.
ü Peta geologi: memuat informasi tentang keadaan geologis suatu daerah, bahan-bahan pembentuk tanah dll. Peta geologi umumnya juga menyajikan unsur peta topografi.
ü Peta kadaster: memuat informasi tentang kepemilikan tanah beserta batas dll-nya.
ü Peta irigasi: memuat informasi tentang jaringan irigasi pada suatu wilayah.
ü Peta jalan: memuat informasi tentang jejaring jalan pada suatu wilayah
ü Peta Kota: memuat informasi tentang jejaring transportasi, drainase, sarana kota dll-nya.
ü Peta Relief: memuat informasi tentang bentuk permukaan tanah dan kondisinya.
ü Peta Teknis: memuat informasi umum tentang tentang keadaan permukaan bumi yang mencakup kawasan tidak luas. Peta ini dibuat untuk pekerjaan perencanaan teknis skala 1 : 10 000 atau lebih besar.
ü Peta Topografi: memuat informasi umum tentang keadaan permukaan bumi beserta informasi ketinggiannya menggunkan garis kontur. Peta topografi juga disebut sebagai peta dasar.
ü Peta Geografi: memuat informasi tentang ikhtisar peta, dibuat berwarna dengan skala lebih kecil dari 1 : 100 000.
• Peta berdasarkan skalanya:
ü Peta skala besar: skala peta 1 : 10 000 atau lebih besar.
ü Peta skala sedang: skala peta 1 : 10 000 – 1 : 100 000.
ü Peta skala kecil: skala peta lebih kecil dari 1 : 100 000.
Peta tanpa skala kurang atau bahkan tidak berguna. Skala peta menunjukkan ketelitian dan kelengkapan informasi yang tersaji dalam peta. Peta skala besar lebih teliti dan lebih lengkap dibandingkan peta skala kecil. Skala peta bisa dinyatakan dengan: persamaan (engineer’s scale), perbandingan atau skala numeris (numerical or fractional scale) atau skala fraksi dan grafis (graphical scale).
• Peta berdasarkan penurunan dan penggunaan:
ü Peta dasar: digunakan untuk membuat peta turunan dan perencanaan umum maupun pengembangan suatu wilayah. Peta dasar umunya menggunakan peta topografi.
ü Peta tematik: dibuat atau diturunkan berdasarkan peta dasar dan memuat tema-tema tertentu.

tulisan ini telah dipindahkan, untuk tulisan lengkapnya silahkan klik link ini..  Membaca Peta

About these ads